Sajak 'Jejak' (Footprints) Karya Margaret Fishback

Sajak 'Jejak' (Footprints) Karya Margaret Fishback

Postingan ini adalah lanjutan dari artikel : Sajak ‘Jejak’ (Footprints) – Saat Luka Dilihat Dengan Cara Yang Berbeda

Lalu Paul membacakan sajak 'jejak' (footprints) karya Margaret Fishback :

One night I dreamed a dream
(Pada suatu malam aku bermimpi)

I was walking along the beach with my Lord
(Aku berjalan di tepi pantai dengan Tuhan)

Across the dark sky flashed scenes from my life
(Di bentangan langit gelap tampak kilasan-kilasan adegan hidupku)

For each scene, I noticed two sets of footprints in the sand
(Di tiap adegan aku melihat dua pasang jejak kaki di pasir)

One belong to me and one to my Lord
(Satu pasang jejak kakiku dan Yang lain jejak kaki Tuhan)

When the last scene of my life shot before me, I looked back at the footprints in the sand
(Ketika adegan terakhir terlintas di depanku, Aku menengok kembali kepada jejak kaki di pasir)

There was only one set of footprints
(Di situ hanya ada satu pasang jejak kaki)

I realized that this was the lowest and the saddest times of my life
(Aku mengingat kembali bahwa itu adalah bagian yang tersulit dan paling menyedihkan dalam hidupku)

This always bothered me and I questioned the Lord about my dilemma
(Hal ini mengganggu perasaanku maka aku bertanya kepada Tuhan tentang keherananku ini)

Lord, You told me when I decided to follow, You would walk and talk with me all the way
(Tuhan, Engkau berkata ketika aku berketetapan mengikut Engkau, bahwa Engkau akan berjalan dan berbicara dengan aku sepanjang jalan)

But I'm aware that during the most troublesome times of my life, there is only one set of footprints (Namun ternyata di masa yang paling sulit dalam hidupku hanya ada satu pasang jejak kaki)

I just don't understand why, when I need You most, You leave me
(Aku tidak mengerti mengapa justru pada saat aku sangat membutuhkan Engkau, Engkau meninggalkan aku)

He whispered, "My precious child, I love you and will never leave you never, ever, during your trials and testings. When you saw only one set of footprints, It was then that I carried you"

(Tuhan pun berbisik…”AnakKu yang Ku kasihi, Aku mencintaimu dan tak akan meninggalkanmu pada saat sulit dan penuh bahaya sekalipun. Ketika kamu melihat hanya ada satu pasang jejak, itu adalah ketika aku mengangkat kamu”)

You Might Also Like:

Share this:

Add Your Comment!
Hide Comment!

Disqus Comments